Jangan Hanya Baca, Analisa Bahasanya! 10


(Artikel populer; oleh seorang NEB)

Kegiatan membaca beragam teks Bahasa Inggris memang akan meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa. Ini biasanya diyakinkan dengan guru memberikan pertanyaan yang menguji pemahaman siswa akan teks yang dibacanya. Pertanyaan yang diberikan berupa pertanyaan wh- dan how lebih daripada sekedar yes-no. Tapi satu hal yang jarang atau bahkan tidak pernah dilakukan dengan teks adalah mengembangkan pemahaman siswa akan berbagai aspek grammar Bahasa Inggris.

Teks Bahasa Inggris sejatinya merupakan sumber pembelajaran perangkat grammar Bahasa Inggris yang digunakan nyata dalam konteks. Dan kalau pengajaran grammar Bahasa Inggris tidak dianjurkan dilakukan secara eksplisit dan deduktif, maka tekslah yang dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan aspek grammar kepada siswa dengan mereka menganalisa kalimat-kalimat teks dan komponen-komponennya dan mengambil kesimpulan tentang aspek-aspek grammar yang mereka temui sendiri.

Guru dapat mengambil peran dengan menuntun atau membimbing siswa untuk menemukan aturan aspek grammar tertentu sehingga siswa mengerti apa yang harus mereka cari dalam teks. Cara pembelajaran aturan aspek grammar seperti ini akan membuat siswa berpikir sendiri tentang aspek aturan grammar tadi sehingga ini akan gampang terinternalisasi ke dalam pikiran mereka tanpa dipaksakan. Pada saatnya mereka akan dapat menggunakan aspek grammar ini dalam Bahasa Inggris mereka sendiri.

Untuk sekedar contoh, andaikan siswa diberikan satu teks pendek berikut: As a student, Anto likes to read books. And he has books of different topics too. Whenever he is free especially alone, all he needs is a book to read. He can pick any book telling about anything at all as long as it is something never before told in any other book he has read. This is how reading has always become part of his life. He can not live without it anymore. If he does not do it when time and chance permits, he feels something is missing from his life…

Setelah pembahasan pemahaman teks dengan segala pertanyaan, guru bisa menantang siswa untuk mencari pola aturan aspek grammar dalam teks tersebut. Dia bisa mulai dengan menugaskan siswa untuk mempelajari aspek penggunaan kata benda dalam teks dengan tugas: ”Lihat aspek penggunaan kata benda student dan book dalam teks. Apa yang dapat kalian simpulkan tentang penggunaan kata benda yang dapat dihitung dengan contoh 2 kata ini?” Dalam pembahasan selanjutnya, guru dapat menugaskan siswa menganalisa penggunaan kata kerja bentuk –ing dan –ed dalam klausa dan menyimpulkan aturannya, dst.

Begitulah bagaimana teks dapat digunakan tidak hanya untuk mengajarkan pemahaman bacaan dengan rentetan pertanyaan tentang ini yang dapat guru buat tapi juga dapat digunakan untuk mengajarkan berbagai aspek grammar Bahasa Inggris secara implisit dan induktif. Dengan begini siswa dilatih untuk melakukan explorative and inventive learning sendiri dengan mendayagunakan kemampuan berpikir analitisnya. Mempelajari aturan aspek grammar Bahasa Inggris seperti ini akan meyakinkan siswa untuk terus mengingatnya dan menggunakannya dalam Bahasa Inggris mereka sendiri.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *