Yang Penting Bahasa Inggris Akademis!


(Artikel populer; oleh seorang NEB)

Penjudulan artikel seperti di atas disemangati oleh penjudulan buku dengan cara yang berani dan lantang oleh Alwasilah dengan istri tercintanya (2005) ‘Pokoknya Menulis.’ Beliau memang sosok dosen yang selalu mendorong mahasiswanya untuk percaya diri dalam menunjukkan apa yang mereka yakini sebagai benar. Saya adalah salah seorang mantan mahasiswanya yang terpengaruh dengan cara gagah—bukan gegabah—seperti itu. Untuk informasi, beliau juga disitir di situs ini untuk pendapatnya yang sejalan dengan visi dan misi lembaga dalam pelatihan dan pengajaran Bahasa Inggris. Ini dapat dilirik di tautan Endorsemen & Testimoni.

Bahasa Inggris Akademis (Academic English) adalah ragam Bahasa Inggris yang lebih segera dibutuhkan oleh siswa daripada sekedar Bahasa Inggris Umum (General English) saja (lihat misalnya Horn 2011). Sederhananya, Bahasa Inggris Akademis adalah ragam Bahasa Inggris formal yang akan diperlukan oleh siswa dalam melibati kegiatan akademis dengan segala fungsi bahasa akademis terkaitnya seperti mengemukakan pendapat, memberikan alasan, menjelaskan, menyimpulkan, mengembangkan ide, menyetujui atau menidaksetujui, mendebat, mengeritik, memberi komentar, mempresentasikan, dll.

Jika pengajaran Bahasa Inggris Umum belum memampukan siswa untuk dapat menggunakan ragam ini dalam komunikasi sehari-hari (lihat misalnya Suherdi 2011) di mana memang Bahasa Inggris belum luas digunakan, maka pengajaran Bahasa Inggris Akademis akan menyiapkan siswa mampu melibati kegiatan akademis yang menghendaki fungsi-fungsi bahasa akademis seperti di atas. Jika tidak sekarang, ini akan berguna untuk mengantisipasi jenjang pendidikan mereka selanjutnya yang boleh jadi merupakan kelas bilingual, kelas monolingual Bahasa Inggris, kelas internasional, atau kelas gelar ganda. Istimewanya, kemampuan Bahasa Inggris Akademis ini dapat diterapkan dalam komunikasi sehari-hari juga jika diperlukan; tapi ini tidak otomatis terjadi sebaliknya, yaitu bahwa kemampuan Bahasa Inggris Umum langsung dapat diterapkan dalam konteks Bahasa Inggris Akademis, misalnya.

Untuk memberikan contoh, dengan mengambil fungsi Bahasa Inggris Akademis yang paling dasar untuk diajarkan yaitu ‘mengemukakan pendapat’ (giving opinions), guru harus menjelaskan tahap-tahapnya, memberikan contoh, memodelkannya, menugaskan siswa secara mandiri, kemudian membandingkannya dengan klip video yang dapat ditunjukkan. Tahap-tahap menyampaikan pendapat yang harus dilatih kepada siswa adalah sbb.: mulailah dengan ekspresi I think, I believe, I guess, atau in my opinion; kemudian lanjutkan dengan pendapat atau argumennya; dan akhiri dengan memberikan 1 sampai 3 alasan dengan kata sambung because.

Contoh:

I think individual tin mining contributes more to environmental destruction than people’s welfare because while only some people have enough human and financial capital to run it and make profit, environmental damage that it causes is wide.

Guru dapat membahas bagian-bagian pendapat itu: mana yang menunjukkan ekspresi pembuka, mana yang merupakan bagian pendapat, dan mana yang menunjukkan bagian alasan. Kemudian guru mengucapkannya; siswa bisa diminta untuk membacanya pula. Setelah itu siswa mengemukakan pendapatnya tentang topik yang dibahas dengan kosakata bentuk kata kerja, kata benda, dan kata sifat terkait disediakan untuk dapat siswa pilih. Siswa dapat pula menyampaikan pendapat mereka tentang topik yang mereka pilih sendiri. Kegiatan penyampaian pendapat mereka dapat dibuat dalam format pair work sedemikian rupa sehingga mereka berinteraksi dalam menyampaikan pendapat mereka tentang topik tadi atau pilihan mereka. Setelah itu, siswa dapat ditunjukkan klip video tentang seseorang yang menyampaikan pendapatnya tentang suatu topik http://www.youtube.com/watch?v=TODjQye3uFQ. Siswa dapat diminta menganalisa bagian-bagiannya dan membandingkannya dengan upaya mereka sebelumnya.

Sebagai fungsi Bahasa Inggris Akademis dasar, fungsi bahasa menyampaikan pendapat menyiapkan siswa untuk melakukan fungsi-fungsi Bahasa Inggris Akademis selanjutnya yang berangkat darinya. Fungsi bahasa ‘mengembangkan ide’, misalnya, adalah menjelaskan lebih jauh alasan yang diberikan untuk sebuah pendapat. Dalam contoh di atas, siswa dapat lebih jauh menjelaskan bagian while only some people have enough human and financial capital to run it and make profit, environmental damage that it causes is wide dengan detil dan contohnya. Kemudian, fungsi menyampaikan pendapat dengan pemberian pikiran dan alasan serta rinciannya seperti ini pun akan diterapkan nantinya kepada kegiatan menulis bermula dengan menulis paragraf dengan sistematika pengembangan ide yang sama. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan melakukan fungsi-fungsi Bahasa Inggris Akademis ujar dengan baik akan ditularkan kepada kemampuan Bahasa Inggris Akademis tulis juga.

Referensi:

Alwasilah, A. C. dan Senny. (2005). Pokoknya Menulis. Bandung: PT. Kiblat Buku Utama.

Horn, B. (2011). The Future Is Now: Preparing a New Generation of CBI Teachers. English Teaching Forum. Volume 49 No. 3.

Suherdi, D. (2011, June). ARTS: Seni Memutus Mata Rantai Potret Buram Pendidikan Bahasa Inggris di Sekolah. Pidato pengukuhan sebagai guru besar dalam bidang ilmu pengajaran Bahasa Inggris pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni UPI.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *