Bahasa Tetap Vs Bahasa Kreatif


(Posting tentang macam ekspresi bahasa; oleh seorang NEB)

Dua jenis ekspresi bahasa yang penting dilatih kepada siswa terutama dalam program Bahasa Inggris akademis (Academic English) adalah bahasa tetap (fixed expressions) dan bahasa kreatif (creative language). Yang disebut pertama adalah jenis ekspresi bahasa yang tidak banyak berubah walau masih bisa dimodifikasi panjang-pendeknya dan biasanya tercakup dalam fungsi bahasa berpikir tingkat rendah (lower-order thinking language functions) seperti memperkenalkan diri (introducing self), menjawab pendek (giving short answers), bertanya pendek (asking short questions), dst. Sementara itu, yang disebut kedua adalah macam ekspresi bahasa yang mesti dikreasi sendiri oleh siswa berdasarkan penguasaan bahasanya (language command or language mastery), kecakapan berpikir (thinking skills), dan pengetahuan umum dan konten topik (general knowledge and topic-content knowledge) yang umumnya diasosiasikan dengan fungsi bahasa berpikir tingkat tinggi seperti menyampaikan pendapat (stating opinions), menidaksetujui (disagreeing), memberikan alasan (reasoning), berargumentasi (arguing), menjelaskan (explaining), dst. Kedua jenis ekspresi bahasa ini memang bersandingan, tapi memang jenis ekspresi bahasa yang disebut kedua lebih kompleks dan menantang sehingga mesti dilatih dengan ekstra cerdas, tangkas, dan tuntas. Lembaga menawarkan pelatihan kedua jenis ekspresi bahasa ini dengan pemberatan kepada jenis ekspresi kedua sebagai spesialisasinya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *