Monthly Archives: April 2015


(Posting tentang menulis begitu saja tanpa proses; oleh seorang NEB) Dari tautan laman yang figurnya mengambil tulisan saya dan orang lain juga http://nasbat-english.com/2015/04/pencurian-intelektual-kembali-terjadi/, saya mendapatkan karya berikut ini. Penulis dan budayawan Arswendo Atmowiloto suatu ketika memang pernah mengatakan, “Menulis itu mudah; asal mau pasti bisa.” Tapi kalau sudah menyangkut penulisan […]

Menulis Ceroboh Asal Jadi


(Posting tentang pencurian tulisan tokoh lembaga; oleh seorang NEB) Pencurian intelektual (intellectual theft) berupa pengambilan tulisan orang lain tanpa pengutipan (proper quotation or citation) yang lazim dinamakan plagiarisme (plagiarism) terus berlangsung. Seperti yang pernah saya tulis http://nasbat-english.com/2012/05/plagiarisme-cerminan-budaya-posesif-kolektif-bangsa-kita/, beberapa makalah dan artikel saya telah diambil begitu saja oleh orang lain—bahkan dosen; […]

Pencurian Intelektual Kembali Terjadi


(Posting on citing your own works or writings; by one NEB) Once there was this person who said that you can’t quote or cite your own works or papers in your other paper to present unless you are a doctor or a professor. According to guidelines given by APA (American […]

Citing Your Own Works or Writings



(Posting tentang satu bahasa untuk semua layanan terkait; oleh seorang NEB) Tidak seperti (Alm.) Gayatri yang bisa 19 bahasa asing https://www.youtube.com/watch?v=Xb4nUmKL2ZY, secara profesional lembaga mesti fokus pada satu bahasa asing saja—Bahasa Inggris, tapi memberikan semua program dan layanan yang berhubungan dengan itu. Semua program dan layanan itu dapat dilihat lengkap […]

Satu Bahasa, tapi Semua Layanan


1
(Posting tentang bahasa kreatif dan contoh (salah) kasus penggunaannya; oleh seorang NEB) Bahasa kreatif (creative language) yang berkontribusi kepada pembentukan kolokasi (collocations) atau frasa tetap (fixed phrases) memang bisa berarti bahasa yang kita kreasikan (create) sendiri pada tingkat frasa atau kalimat yang orang lain boleh jadi belum pernah buat atau […]

Bahasa Kreatif dan Contoh (Salah) Kasus Aplikasinya


(Posting tentang Bahasa Inggris yang lebih sebagai alat bagi banyak orang; oleh seorang NEB) Walaupun tetap harus diajarkan dengan sempurna, pada akhirnya—sebagai alat—Bahasa Inggris tidak harus sempurna dalam aturan tapi fungsional dalam penggunaannya. Ini adalah paradigma paling mutakhir dalam pengajaran Bahasa Inggris yang mulai diadopsi luas karena fakta lapangan menyatakan […]

Bahasa Inggris sebagai Alat



(Posting ucapan selamat; oleh seorang NEB) Selamat kepada salah seorang tokoh lembaga, Ade Purna Nugraha (lihat Dewan Pakar) http://nasbat-english.com/testimoni/, yang baru saja menyelesaikan program S 2 Bahasa Inggrisnya di UPI. Semoga gelar M.Pd dan ilmu serta keahlian yang diperoleh makin meningkatkan kualitas kemampuan diri menjadi dosen di mana-mana sekaligus memperkokoh […]

Seorang Tokoh Lembaga Baru Selesai Kuliah S 2 Bahasa Inggris ...


(Posting on listening; by one NEB) Reminder: important points on listening 1. Listening is paying close attention to what is spoken and comprehending it. 2. What is meant by comprehending a spoken text is getting the topic, the details, the implication, and the conclusion of the spoken text. 3. At […]

On Listening


1
(An abstract of paper presented at an international conference; by one NEB) Obvious from their especially written language, one feature of students’ language production which goes unnoticed—let alone analyzed—is their so-called ‘creative language’ (after one human language characteristics put forward by Chomsky [1965 and 1966], i.e., the creative aspect of […]

Students’ ‘Creative Language’ in Action: To What Extent Is ...