Bahasa Kreatif dan Contoh (Salah) Kasus Aplikasinya 1


(Posting tentang bahasa kreatif dan contoh (salah) kasus penggunaannya; oleh seorang NEB)

Bahasa kreatif (creative language) yang berkontribusi kepada pembentukan kolokasi (collocations) atau frasa tetap (fixed phrases) memang bisa berarti bahasa yang kita kreasikan (create) sendiri pada tingkat frasa atau kalimat yang orang lain boleh jadi belum pernah buat atau sebutkan sebelumnya, tapi yang pasti aturan tatabahasanya (grammar) harus tetap diikuti. Sebagai contoh, sebuah toko meubel di daerah Cimareme Padalarang menggunakan moto dalam Bahasa Inggris yang melabrak aturan yang disebut terakhir itu “Innovative Your Mood Living.” Kemungkinan yang mau disampaikan sebenarnya adalah ‘Innovate Your Mood for Living’, ‘Your Innovative Mood for Living’, atau ‘Innovative Mood for your Living.’ Namun sepertinya yang disebut pertama ‘Innovate Your Mood for Living’ kedengaran lebih pas. Contoh lain, sebuah TK dekat lembaga yang menuliskan di papan moto mereka “We are ready for learn”, yang tentu seharusnya ‘We are ready to learn’, ‘We are ready for learning’, ‘We are ready for study’, atau ‘We are ready for studying.’ Lembaga sepertinya mesti memberikan edukasi kepada pengguna Bahasa Inggris di sekitarnya untuk dapat menggunakan Bahasa Inggris dengan tepat sekaligus seksi untuk kebutuhan moto atau slogan usaha atau institusi mereka 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *