Kesalahpahaman Terhadap Konsep ‘Multiple Intelligence’


(Posting tentang kesalahpahaman terhadap konsep multiple intelligence; oleh seorang NEB)

Banyak orang salah menafsirkan makna konsep multiple intelligence (kecerdasan ganda). Mereka menyangka bahwa setiap anak memiliki satu kecerdasan saja dari sekian banyak yang diberikan dalam daftarnya. Ini tentu keliru. Yang benar adalah bahwa setiap anak bisa atau pasti malah perlu memiliki lebih dari satu atau dua kecerdasan saja. Maka sejak proses pembelajaran sedari kecil, anak mesti ditunjukkan dan dimasukkan ke dalam berbagai pintu kecerdasan, bukan malah membatasinya kepada satu-dua pintu kecerdasan saja. Anak mesti diarahkan untuk menyenangi sains, menggauli musik, menyelami matematika, dll. Pada saatnya nanti memang kecerdasan utama anak akan mengerucut kepada satu-dua kategori tertentu. Yang penting disampaikan di sini adalah bahwa apapun kecerdasan dan kemampuan anak, linguistic intelligence (kecerdasan bahasa) lewat kemampuan bahasa asing terutama Bahasa Inggris anak sejak kecil adalah nilai tambah yang penting—sehingga karenanya ini mesti dipersiapkan sedini mungkin. Belajar bahasa asing, juga Bahasa Inggris, sejak kecil memberikan banyak keuntungan karena berbagai faktor pendukung seperti kapasitas berpikir, minat dari awal, kecintaan sejak dini, masa kritis, dll.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *