Humor dalam Guru Mengajar dan Siswa Belajar Bahasa Inggris


(Posting tentang humor dalam guru mengajar dan siswa belajar Bahasa Inggris; oleh seorang NEB)

Humor mesti dapat disampaikan dalam kegiatan guru mengajar dan siswa belajar Bahasa Inggris. Ini tidak perlu diterjemahkan secara khusus ke dalam belajar rame (fun learning) yang seringkali tanpa inti dan arah yang jelas kecuali rame saja. Ini bisa dimunculkan spontan atau direncanakan di tengah-tengah mengajar-belajar yang sebenarnya serius saja. Humor seperti ini dapat dibangun dari cerita, anekdot, pengalaman, dll.; tapi saya lebih suka mengatakan bahwa ini dapat diciptakan lewat bahasa itu sendiri yang dimainkan dan diplintir sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan kelucuan yang dapat dibuat kontekstual dan relevan. Yang dipelintir dan dimainkan dalam hal ini adalah kata dan bunyi (play with words and sounds). Humor seperti ini juga penting dalam kelas dewasa dan profesional untuk diadakan dan dinikmati. Humor seperti ini tidak hanya mencairkan suasana, tapi juga membuat siswa tahu bagaimana ‘mempermainkan’ bahasa untuk tujuan melemparkan kelucuan. Contohnya, dalam kelas profesional dengan seorang direktur bank, ketika beliau selesai menjelaskan hobinya berolah raga dengan pola play + sports—dan ini saya hubungkan dengan cerita beliau tentang tugas kantor ke luar kota beserta rekan-rekannya, di sela-sela mana beliau diajak rekan-rekannya untuk main-main dan bersenang-senang tapi beliau tolak, saya menambahkan, “You can also put it humorously this way, Sir: ‘I play golf. I play tennis. I play badminton. They playboy.’ ”  Dan beliau tertawa terbahak-bahak mendengarkannya 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *