Profesionalisme Ala Aa Gym: Bekerja dari Atas sampai Bawah dengan Penuh Takzim


(Posting tentang profesionalisme ala Aa Gym bekerja dari atas sampai bawah dengan penuh takzim; oleh seorang NEB)

Tokoh-tokoh NE—NASBAT English bekerja mengikuti profesionalisme ala Aa Gym yang terbukti efektif untuk mengembangkan perusahaannya dari kecil sampai besar sekarang. Aa Gym bekerja dari atas sampai bawah dengan penuh takzim. Aa Gym adalah figur yang menelurkan konsep ‘Manajemen Qolbu’. Dia yang mengembangkannya. Dia yang membuat materinya. Dia yang melatihkannya. Dia yang mempresentasikannya. Dia yang memiliki perusahaannya. Dia yang membesarkannya. Dia yang merasa kewalahannya. Dia juga yang kemudian merekrut sumber daya manusia pembantu dan penggantinya. NE—NASBAT English mengikuti langkah ini. Dengan latar belakang pendidikan yang memang Bahasa Inggris dll. yang dekat dan relevan dengannya, tokoh-tokoh NE—NASBAT English adalah figur yang melahirkan konsep not-a-skill-but-a-tool English (bahwa Bahasa Inggris sekarang lebih merupakan alat fleksibel bukan lagi keterampilan saklek). Mereka yang mengembangkan kurikulumnya. Mereka yang membuat silabusnya. Mereka yang menyiapkan materinya. Mereka yang melatihkannya. Mereka yang mengajarkannya. Mereka yang melatih guru-gurunya. Mereka yang mempresentasikan idenya. Mereka yang melebarkan sayapnya: Mereka menerjemahkan (translating). Mereka menerjemahkan oral (interpreting). Mereka mengecek teks untuk keakuratan (proofreading). Mereka mengedit teks (editing). Mereka membaca narasi teks untuk direkam (narrating). Dan masih banyak lagi layanan lainnya sesuai kebutuhan klien. Mereka benar-benar memahami apa yang mereka lakukan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *