Tentang Hakekat ‘Hoax’


(Posting tentang hahekat hoax; oleh seorang NEB)

Hoax dilakukan orang usil tidak hanya di sini. Sesuai namanya, yang dalam bahasa asing—dan kita belum mempunyai padanan pasnya, ia bahkan mulai dari luar, di tempat di mana teknologi informasi ditemukan dan dikembangkan. Jadi kita tidak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi. Trik yang paling jitu menghadapi hoax: abaikan; jangan dilihat, dinikmati, diteruskan, dan dibicarakan, karena dilihat, dinikmati, diteruskan, dan dibicarakan adalah apa yang orang usil cari untuk kepopulerannya.

Hoax dalam bentuk penggabungan digital (digital compositing) awalnya secara profesional digunakan oleh orang-orang film, video, dan foto untuk menunjukkan intensi dan efek tertentu dalam proses kreatif dan inovatifnya seperti dalam klip film ‘Forrest Gump’ berikut di mana digambarkan bahwa Gump bertemu Pres. Kennedy dan bersalaman https://www.youtube.com/watch?v=JSEdBNslGOk. Kemudian teknologi digital ini menjadi murah dan bisa dimanfaatkan oleh siapa saja untuk tujuan main-main, fun, usil, sampai fitnah.

Ini contoh hoax yang ditujukan kepada Pres. Obama. Setelah pidato, ia diperlihatkan keluar dengan menendang pintu. Ini dibuat sekitar 5 – 6 tahun yang lalu. Tapi semua orang tahu bahwa ini adalah rekayasa digital (rekayasa= hoax, hoax= rekayasa), sehingga ini tidak pernah menjadi berita; tapi yang menonton mencapai jutaan dan menikmati kreativitas penggabungan digital (digital compositing) sang pembuatnya 🙂 https://www.youtube.com/watch?v=q3SFXQfE4kk.

Ada perbedaan antara hoax hasil penggabungan digital (digital compositing) dan adegan yang sengaja dibuat (staged act). Anda analisa dan putuskan sendiri apakah video berikut adalah rekayasa digital atau sengaja dibuat demikian—untuk tujuan apapun https://www.youtube.com/watch?v=Sohr9hmaTJs” target=.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *