Penggabungan Kata Kerja dalam Kalimat


(Posting tentang penggabungan kata kerja dalam kalimat)

Sementara penggabungan kata kerja dalam kalimat diajarkan mengikuti aturan baku seperti dengan to saja (contoh: want to go), dengan –ing atau to (contoh: like cooking atau like to cook) , atau langsung tanpa to tanpa –ing (contoh: let go), pada kenyataannya ada fenomena menarik bagaimana kata-kata kerja seperti bergabung begitu saja ‘menyalahi’ aturan baku di atas—padahal benar adanya, karena penggabungan kata kerja cair saja mengikuti konteks, fungsi, dan maknanya. Untuk contoh penggabungan kata kerja come dan run, misalnya, silakan perhatikan kalimat-kalimat berikut:

a. He came to run (Dia datang untuk (berlomba) berlari).

Kata kerja came diikuti oleh kata kerja pertama (infinitive) to run—dengan to untuk menyatakan tujuan.

b. He came running (Dia datang menghampiri dengan berlari).

Kata kerja came diikuti oleh kata benda dari kata kerja (gerund) running mengikuti pola umum teman-temannya seperti go + gerund (contoh: go swimming) dan get + gerund (contoh: get going) dengan -ing sebagai penunjuk makna (voice) aktif.

c. He came, running (Dia datang menghampiri dan dia berlari (datangnya)).

Kata kerja came dibatasi dengan koma, kemudian diikuti oleh kata kerja running yang merupakan klausa keterangan pendek (reduced adverbial clause) dengan akhiran -ing (present participle) sebagai penunjuk makna (voice) aktif.

d. Running, he came (Sembari berlari, dia datang (menghampiri).

Kata kerja running yang merupakan klausa keterangan pendek (reduced adverbial clause) dengan akhiran -ing (present participle) sebagai penunjuk makna (voice) aktif mendahului, dibatasi oleh koma, baru diikuti oleh kata kerja came dalam kalimat utama yang muncul setelahnya.

e. He came run over by a motorbike (Dia datang menghampiri dan tiba-tiba ditabrak oleh motor).

Kata kerja came diikuti oleh kata kerja ketiga (past participle) run sebagai penunjuk makna (voice) pasif mengikuti pola umum linking verbs seperti to be, remain, get, turn, become, look yang dapat diikuti oleh kata kerja ketiga (past participle) untuk menyatakan makna (voice) pasif seperti was bitten dan remain uncooked.

f. He came run over by a motorbike (Dia ditabrak oleh motor).

Dengan penjelasan yang sama dengan butir e, tapi dengan makna pasif yang lebih pendek dan padat, kata kerja came diikuti oleh kata kerja ketiga (past participle) run sebagai penunjuk makna (voice) pasif mengikuti pola umum linking verbs seperti to be, remain, get, turn, become, look yang dapat diikuti oleh kata kerja ketiga (past participle) untuk menyatakan makna (voice) pasif seperti was bitten dan remain uncooked.

g. He came, run over by a motorbike (Dia datang menghampiri dan dia ditabrak oleh motor).

Kata kerja came dibatasi dengan koma, kemudian diikuti oleh kata kerja ketiga (past participle) run yang merupakan klausa keterangan pendek (reduced adverbial clause) dalam bentuk ketiga sebagai penunjuk makna (voice) pasif.

h. Run over by a motorbike, he came (Saat ditabrak oleh motor, dia (masih sempat) datang menghampiri) (?).

Kata kerja run yang merupakan klausa keterangan pendek (reduced adverbial clause) dalam bentuk ketiga (past participle) sebagai penunjuk makna (voice) pasif mendahului, dibatasi oleh koma, baru diikuti oleh kata kerja came dalam kalimat utama yang muncul setelahnya.

Demikianlah bagaimana penggabungan kata kerja diatur dalam Bahasa Inggris, yang tidak kaku tapi cair saja mengikuti konteks, fungsi, dan maknanya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *