‘Post-Truth’ dalam Berbagai Diskursus dari Perspektif Sosiolinguistik


(Posting tentang post-truth dalam berbagai diskursus dari perspektif Sosiolinguistik)

Cukup dari analisa akademis disiplin Sosiolinguistik saja, terlihat bahwa post-truth dibangun dari eksploitasi ‘Quality Maxim‘ (satu maksim dari ‘Cooperative Principle‘ (Grice 1975)) yang berakhir dengan ‘intentionally exaggerated lie‘ (Stevenson 1987: 110), ‘besak omong’ atau ‘bebulak’ (Bahasa Melayu Belinyu Bangka), ‘ngibul’ (istilah yang sering dipakai Rocky Gerung). Intinya adalah bahwa info yang diberikan pembicara berada di luar kebenaran yang sengaja tidak hendak disampaikan (info delivered goes beyond the truth not meant to be revealed).

Celakanya, yang bertanggung jawab terhadap efek komunikasinya ternyata bukan pembicara lagi, karena pembicara dianggap tidak bermaksud berbohong tapi menguji (pengetahuan) pendengar apakah pendengar tahu maksud pembicara sebenarnya (not with any intention of deceiving or misleading, but because the speaker wishes to prompt the hearer to look for a meaning which is different from, or in addition to, the expressed meaning (Thomas 1995: 65)).

Jadi, sederhananya, pembicara sedang menguji (baca: ‘ngetes’) pendengar. Pendengar harus (lebih) pandai memahami maksud pembicara. Dalam kehidupan nyata, terutama dalam ranah politik, politisi seperti Donald Trump disinyalir sering melakukan ini (Contoh pernyataannya: ‘Benar bahwa vaksin COVID-19 dibuat dari DNA alien’).

Dalam film komedi romantis, ini jamak dilakukan oleh tokoh-tokohnya untuk menguji rekan bicara dan mengundang humor, senyum, dan tawa penonton seperti dalam ‘While You Were Sleeping‘ (Antoni 2005) http://nasbat-english.com/2011/01/exploitation-of-grices-cooperative-principle-maxims-adds-more-fun-to-the-romantic-comedies/.

Dalam film komedi lokal, ini banyak ditemukan dalam beragam film Warkop DKI oleh tokoh Kasino (Contoh kata-katanya: ‘Saya tinggal di daerah Menteng’ yang ikonik itu).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *