Tentang Akhiran ‘–ing’ dan ‘–ed’ Tuntas


(Posting tentang akhiran –ing dan –ed yang dijelaskan tuntas)

Masih banyak siswa yang bingung tentang fenomena akhiran –ing dan –ed dan maknanya; mereka cenderung mencampuradukkannya. Tulisan ini akan menjelaskan semuanya sebening kristal (in a crystal-clear manner).

1. –ing

Berikut adalah semua makna akhiran –ing yang lazim digunakan. Ini berlaku untuk semua kata kerja. Kata kerja yang diambil untuk contoh di sini adalah run.

a. Look! He is running.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ini adalah akhiran –ing yang umum terpahami sebagai ‘sedang’; bagi siswa, jangan lupa bahwa sebelum kata kerja –ing-nya, harus ada to be; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

b. I am flying to Jakarta tomorrow.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ini adalah akhiran –ing yang tidak umum dipahami oleh siswa; akhiran –ing-nya tidak menunjukkan ‘sedang’, tapi menyiratkan ‘rencana pasti’ di masa depan; jadi, buat siswa, catat saja bahwa akhiran –ing juga dapat dipakai untuk menunjukkan ‘rencana pasti’ di masa depan; formulanya sama dengan akhiran –ing yang menunjukkan ‘sedang’ pada poin a; makna ‘sedang’ atau ‘rencana pasti’ ini ditentukan oleh konteks perbuatan dan waktunya).

c. Running is healthy.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ini adalah akhiran –ing yang diberikan kepada kata kerja untuk membuatnya menjadi kata benda; harus kata benda karena ia berfungsi sebagai subjek; akhiran –ing pembuat kata benda dari kata kerja seperti ini dikenal sebagai gerund).

d. I encourage running.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ini adalah akhiran –ing yang diberikan kepada kata kerja untuk membuatnya menjadi kata benda; harus kata benda karena ia berfungsi sebagai objek kepada predikat atau kata kerja; dalam kasus ini, ia adalah objek kepada predikat atau kata kerja encourage; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai gerund).

e. I’m fond of running.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ini adalah akhiran –ing yang diberikan kepada kata kerja untuk membuatnya menjadi kata benda; harus kata benda karena ia berfungsi sebagai objek kepada kata depan; dalam kasus ini, ia adalah objek kepada kata depan of ; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai gerund).

f. My hobby is running.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ini adalah akhiran –ing yang diberikan kepada kata kerja untuk membuatnya menjadi kata benda; harus kata benda karena ia berfungsi sebagai objek atau pelengkap kepada to be; dalam kasus ini, ia adalah objek atau pelengkap kepada is; buat siswa, cek bahwa akhiran –ing-nya bukan penanda kata kerja bermakna ‘sedang’ dengan melihat bahwa subjeknya tidak logis melakukan perbuatan dalam kata –ing-nya; akhiran –ing seperti ini jadinya tetap disebut gerund).

g. Running, he came towards me.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-keterangan pendek pengganti klausa-keterangan lengkap While he was running atau When he ran di mana pas sesuai konteks di bagian awal kalimat; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

h. He came towards me, running.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-keterangan pendek pengganti klausa-keterangan lengkap and he was running atau and he ran di mana pas sesuai konteks di bagian akhir kalimat; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

i. See? The boy running over there is my student.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-penjelas pendek pengganti klausa-penjelas lengkap who is running kepada subjek boy; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

j. I looked at the man running towards the building.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-penjelas pendek pengganti klausa-penjelas lengkap who was running atau who ran di mana pas sesuai konteks kepada objek man. Atau ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ (atau cukup lampau saja di mana pas sesuai konteks) dalam Bahasa Indonesia pelengkap objek man. Akhiran –ing seperti dalam 2 kemungkinan makna ini dikenal sebagai present participle).

k. I saw the man running towards the building.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ (atau cukup lampau saja di mana pas sesuai konteks) dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-penjelas pendek pengganti klausa-penjelas lengkap who was running atau who ran di mana pas sesuai konteks kepada objek man. Atau ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ (atau cukup lampau saja di mana pas sesuai konteks) dalam Bahasa Indonesia pelengkap objek man. Akhiran –ing seperti dalam 2 kemungkinan makna ini dikenal sebagai present participle).

l. I found him running.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ dalam Bahasa Indonesia pelengkap objek him; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

m. He came running towards me.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ dalam Bahasa Indonesia pelengkap predikat came; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

n. The running man is my partner.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dan aspek ‘sedang’ dalam Bahasa Indonesia di mana pas sesuai konteks; ia diletakkan seperti layaknya kata sifat penjelas di sebelah kiri sebelum kata benda; dalam kasus ini, ia diletakkan di sebelah kiri atau sebelum subjek man; akhiran –ing seperti ini dikenal sebagai present participle).

o. I need some running shoes.

(Ini adalah akhiran –ing yang menunjukkan makna aktif ‘me-’ atau ‘ber-’ atau tanpa awalan dalam Bahasa Indonesia; ia diletakkan seperti layaknya kata sifat penjelas di sebelah kiri sebelum kata benda; dalam kasus ini, ia diletakkan di sebelah kiri atau sebelum objek shoes; akhiran –ing seperti ini bukan present participle, tapi gerund; gerund karena akhiran –ing seperti ini adalah kata benda; buat siswa, cek bahwa kata shoes tidak logis melakukan perbuatan dalam kata berakhiran –ing-nya).

Berikut adalah semua makna akhiran –ed yang lazim digunakan. Ini berlaku untuk semua kata kerja. Kata kerja yang diambil untuk contoh di sini adalah invite.

2. –ed

a. She invited me.

(Ini adalah akhiran –ed yang umum terpahami sebagai bermakna ‘lampau’; bagi siswa, jangan lupa dilihat bahwa akhiran –ed penunjuk ‘lampau’ ini tidak didahului oleh to be; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past tense).

b. Being invited is nice.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; karena berfungsi sebagai subjek, maka ia harus dijadikan kata benda; karena bentuk pasif memerlukan to be sebelum kata kerja berakhiran –ed-nya, maka to be-nyalah yang mendapatkan akhiran –ing untuk membuatnya menjadi frasa kata benda; akhiran –ed-nya tetap; akhiran –ed seperti ini disebut past participle).

c. I love being invited.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; karena berfungsi sebagai objek, maka ia harus dijadikan kata benda; karena bentuk pasif memerlukan to be sebelum kata kerja berakhiran –ed-nya, maka to be-nyalah yang mendapatkan akhiran –ing untuk membuatnya menjadi frasa kata benda; akhiran –ed-nya tetap; akhiran –ed seperti ini disebut past participle).

d. The woman invited is my friend.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-penjelas pendek pengganti klausa-penjelas lengkap who is invited atau who was invited di mana pas sesuai konteks kepada subjek woman; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle).

e. I have a friend invited to the party.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-penjelas pendek pengganti klausa-penjelas lengkap who is invited atau who was invited di mana pas sesuai konteks kepada objek friend. Atau akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia ini adalah pelengkap objek friend; bentuk dengan kata kerja have seperti ini yang diikuti oleh objek, yang kemudian diteruskan oleh kata kerja berakhiran –ed bermakna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai passive causative; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle).

f. Invited, he came to the party.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-keterangan pendek pengganti klausa-keterangan lengkap Because/As/Since he was invited di bagian awal kalimat; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle).

g. He came to the party, invited and all.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; berfungsi sebagai klausa-keterangan pendek pengganti klausa-keterangan lengkap and he was invited di bagian akhir kalimat; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle).

h. He turned out invited to the party.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia pelengkap predikat turned out; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle yang lebih berfungsi sebagai kata sifat).

i. I want him invited.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia pelengkap objek him; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle).

j. I had him invited.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia pelengkap objek him; bentuk dengan kata kerja have seperti ini yang diikuti oleh objek, yang kemudian diteruskan oleh kata kerja berakhiran –ed bermakna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai passive causative; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle).

k. She was invited.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia sebagai predikat; karena itu ia harus sempurna didahului oleh to be).

l. The invited girl is my friend.

(Ini adalah akhiran –ed yang menunjukkan makna pasif ‘di-’ atau ‘ter-’ dalam Bahasa Indonesia; ia diletakkan seperti layaknya kata sifat penjelas di sebelah kiri sebelum kata benda; dalam kasus ini, ia diletakkan di sebelah kiri atau sebelum subjek girl; akhiran –ed seperti ini dikenal sebagai past participle yang lebih berfungsi seperti kata sifat).

Demikianlah penjelasan tuntas tentang fenomena akhiran –ing dan –ed beserta maknanya; semoga membantu sangat 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *