world englishes


(Posting tentang hal lucu dari fenomena berbahasa Inggris; oleh seorang NEB) Beberapa tahun sebelum Kachru (tahun 80an) memperkenalkan ide World Englishes (bahwa Bahasa Inggris itu beragam di seluruh dunia)—yang kemudian diteruskan oleh Kirkpatrick (tahun 2000an), selanjutnya Alm. Alwasilah (tahun 2000an+), ada satu komsit lucu tahun 70an dari Inggris yang sudah […]

Yang Lucu dari Fenomena Berbahasa Inggris


(Posting on fixing mistakes in students’ English; fragment of a presentation paper; by one NEB) Li (1999) suggests that three aspects, namely, phonology, lexis and grammar, as well as elements of communicative competence to be incorporated into the region English curriculum be carefully and wisely interpreted. Otherwise, our English teaching […]

Fixing Mistakes in Students’ English


(Posting tentang Bahasa Inggris yang digunakan di dusun global; potongan sebuah makalah; oleh seorang NEB) Bahasa Inggris di dusun global adalah bahasa perhubungan (lingua franca) yang digunakan oleh para penutur yang bahasa ibu atau pertamanya bukan Bahasa Inggris. Mereka hanya menggunakan Bahasa Inggris karena bahasa inilah yang paling luas dipakai […]

Bahasa Inggris di Dusun Global



(Posting on the need to teach our own English; fraction of a presentation paper; by one NEB) Antoni and Gunawan (2005) assert that EFL learners will not necessarily or expectedly come into contact with their American counterparts. They will only get to use their English with their teachers, and friends […]

The Need to Teach Our Own English


4
(Artikel; oleh seorang NEB) Ada banyak pelatihan dan pengajaran Bahasa Inggris formal atau non-formal yang memfokuskan Bahasa Inggris tidak hanya untuk tujuan umum (English for General Purposes) tapi juga Bahasa untuk tujuan khusus (English for Specific Purposes). Namun ada indikasi bahwa pelatihan ini belum berhasil membuat siswa dapat menggunakan Bahasa […]

Bahasa Inggris Bukan Lagi ‘Skill’, Melainkan Alat (2)